20090314

KERJA KERAS (KERINGAT EMAS)



KURNIAWANA

Judul : “Kerja Keras (Keringat Emas)“

Bahan : Kayu limbah industri, kayu stick, ketam manual, limbah hasil ketaman

Teknik : Kolase, pahat, bobok, kerja bangku

Ukuran : 20 x 15 x 40 cm

Finishing: Politur, cat besi warna emas

Fotografer: Candra Kurniawan Alfa

Tahun : 2007


Deskripsi Karya,

Karya ini diwujudkan sebagai monumen sebuah kerja keras dengan merespon bentuk ketam manual. Ketam ini digunakan untuk meratakan permukaan kayu. Penggunaannya memerlukan sedikit tenaga dan ketajaman mata wilah menentukan tingkat kehalusan yang di hasilkannya. Ketam merupakan alat penting yang digunakan tukang kayu di dalam bekerja. Profesi tukang kayu dianggap sebagai salah satu pekerjaan kasar karena lebih banyak menggunakan otot atau tenaga daripada pikiran. Penulis mendramatisirnya lagi dengan istilah: ‘kerja keras’, karena pekerjaannya membutuhkan tenaga dan sering mengeluarkan keringatan.

Ketam manual direspon pada bagian atas dibentuk kontruksi sambungan lidah kayu dan ujung belakangnya diubah menjadi bentuk arsitektural sebelum berubah bentuk lagi menjadi keringat berwarna emas. Definisi perubahan bentuk itu adalah simbolisasi dari eksistensi seorang tukang kayu yang bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Karya di-display dalam kotak kaca dengan posisi tergantung. Bagian atas (tutup) dan bawah (dudukan) kotak kaca diwujudkan dengan mengaplikasikan bentuk-bentuk arsitektural bergaya modern minimalis sebagai simbolisasi dari eksistensi tukang kayu dalam menghadapi tantangan hidup modern. Hasil ketaman kayu ditempatkan dalam kotak kaca untuk memperlihatkan hasil eksistensi tersebut.